Tersedia dalam bahasa-bahasa berikut ini:
English edition Dutch edition German edition Polish edition Italian edition Brazilian edition French edition Serbian edition Swedish edition Indonesian edition Ukrainian edition Spanish edition Albanian edition Hungarian edition Macedonian edition Slovenian edition Chinese edition Russian edition Finnish edition Slovak edition
"Sudah membacanya. Luar biasa. Hebat. Selamat."
Hans-Hermann Hoppe, penulis 'Demokrasi: Tuhan yang Gagal'

Jalan menuju kebebasan





Apabila perkembangan teknologi adalah indikasi pembangunan masa depan, maka desentralisasi akan berprospek cerah. Sebuah penemuan teknologi seperti mobil membuat orang bebas dalam mobilitasnya. Penemuan pil hormon (kontrasepsi) membuat orang punya kebebasan sexual dan wanita kini memiliki lebih banyak kontrol atas hidup mereka. Kedatangan Internet mengakhiri cekikan elit penguasa terhadap media. Sekarang semua orang bisa mempulikasikan berita, mengirim ide-idenya kepada dunia dan mulai menjual barang di Internet.

Faktanya, teknologi adalah pendorong demokratisasi sesungguhnya, lebih daripada sistem demokratik itu sendiri. Di mana demokrasi memberikan kekuatan kepada kaum mayoritas untuk berkuasa atas kaum minoritas, teknologi cenderung menawarkan kebebasan lebih banyak kepada orang per orang atas kehidupannya. Demokrasi merampas kekuatan dari individu, teknologi memperkuatnya. Teknologi merupakan pendorong desentralisasi yang menggantikan peran pemerintah yang berlebihan di bidang seperti komunikasi, keuangan, pendidikan, media massa, dan perdagangan. Dan karena pasar bebas membuat teknologi semakin murah, kini kaum paling miskin sekalipun memiliki sebagian kontrol atas nasibnya. Bahkan di Afrika sekarang jutaan orang mendapatkan kesempatan yang baru, bukan karena bantuan dana pembangunan, tapi terima kasih kepada komputer dan telepon genggam yang semakin murah.

Demikianlah, umat manusia mengalami perkembangan yang begitu pesat selama abad terakhir ini, bukan karena demokrasi, tapi karena teknologi dan perusahaan swasta. Peralatan seperti iPhone, Walkman dan PC (komputer) telah membawa kemampuan teknologi tingkat tinggi ke jangkauan orang-orang dan mendukung emansipasi mereka. Melalui layanan seperti Facebook, orang-orang bisa memilih ingin terlibat di hubungan sosial yang mana, bahkan melampaui batas antara negara, dan tanpa campur tangan pemerintah. Sebagai tambahan, perkembangan bahasa Inggris sebagai bahasa dunia dan biaya perjalanan yang semakin murah telah memuat dunia menjadi lebih ‘kecil’ dan membuat menjadi lebih mudah untuk pindah ke negara lain.

Semua ini menyiratkan bahwa kompetisi mengenai pemerintahan mungkin akan bekerja dengan sangat baik. Sudah semakin banyak orang yang memilih di mana mereka ingin hidup dan bekerja di bawah pemerintahan seperti apa. Jutaan orang hidup dan bekerja di luar negeri. Sebuah dunia dengan banyak unit pemerintahan yang kecil, dengan karakteristiknya masing-masing, adalah sejalan dengan perkembangan ini. Unit-unit kecil ini bisa memilih untuk bekerja sama dalam hal-hal tertentu apabila itu menguntungkan bagi mereka, misalnya dalam teknologi, imigrasi, dan transportasi. Mereka juga bisa bekerja sama dalam pertahanan yang menjadi masalah penting apabila negara besar bangkit dan ingin menghancurkan masyarakat yang lebih kecil. Masyarakat yang sukses dan inovatif secara ekonomi akan cenderung menemukan cara cerdas untuk melindungi diri mereka dari agresi semacam itu.

Teknologi baru bahkan membuat pembentukan negara yang benar-benar baru menjadi mungkin. Organisasi Seasteading (www.seasteading.org) didirikan bersama oleh Patri Friedman tersebut, mencoba membangun pulau buatan di perairan internasional. Pulau-pulau ini bisa memberikan alternatif kepada bentuk pemerintahan yang sudah ada.

Untuk mencapai desentralisasi, perlu ada perubahan yang radikal pada sistem politik yang kita miliki saat ini, dan perubahan radikal itu tidak sesulit yang Anda bayangkan untuk bisa diwujudkan. Organisasi pemerintahan yang besar bisa dibongkar. Kementerian pendidikan, kesehatan, dalam negeri, ekonomi, pertanian, luar negeri, bantuan biaya pembangunan dan keuangan bisa dihilangkan. Sebuah masyarakat hanya membutuhkan layanan umum yang mendasar untuk memastikan hukum dan keteraturan dalam masyarakat serta masalah lingkungan hidup.

Jaminan kesejahteraan rakyat dari negara juga bisa diubah menjadi perusahaan asuransi swasta. Ini akan memberikan keamanan dan kebebasan kepada rakyat. Mereka akan bisa mengambil asuransinya secara perorangan atau kolektif melalui serikat pekerja atau perusahaan di mana mereka bekerja. Jaminan kesejahteraan dari negara seperti yang kita ketahui terus mengalami perubahan demi perubahan dari pemerintah. Keamanan yang ditawarkan oleh negara adalah palsu dan hanya menjadi subjek hasrat politik belaka. Ini harus dihentikan. Bantuan untuk kaum miskin dan yang membutuhkan bisa dikelola secara lokal.

Kontrol pemerintah atas sistem keuangan harus dihapuskan sehingga pemerintah tidak lagi bisa mengikis nilai mata uang kita, dan mengakibatkan ledakan dan kehancuran. Dengan cara ini pasar keuangan Internasional yang adil bisa diciptakan, tidak lagi dimanipulasi oleh pemerintah yang kuat dan lembaga keuangan pemerintah.

Secara singkat, negara demokratik yang besar harus memberi jalan kepada unit-unit politik yang lebih kecil di mana rakyat sendiri memilih bagaimana mereka ingin membentuk masyarakatnya. Dimanapun hal-hal yang ada harus diputuskan secara lokal dalam tingkat sistem administrasi yang paling rendah.

Apabila itu berarti berakhirnya Uni-Eropa, maka akan lebih baik. Para politisi di Eropa sangat suka membuat skenario kehancuran dunia apabila Uni-Eropa dibubarkan. Tetapi negara-negara seperti Norwegia dan Swiss tidak pernah bergabung kedalamnya dan mereka baik-baik saja dengan sendirinya.

Kadang diperdebatkan bahwa Uni-Eropa memastikan perdagangan bebas diantara negara Eropa. Apabila itu adalah satu-satunya hal yang dilakukan, tentu tidak akan ada masalah, tetapi ternyata lebih dari sekedar itu. ‘Pasar internal’ yang dibuat di Brussel tidak ada hubungannya dengan kebebasan ekonomi. Sebaliknya, Uni-Eropa membuat hukum dan undang-undang yang membatasi kebebasan ekonomi. Uni-Eropa merupakan Negara Super yang sedang dalam proses pembangunan dan akan menghancurkan kebebasan warga dan bisnis pada umumnya. Uni-Eropa merepresentasikan kebalikan dari desentralisasi - dan merupakan lambang dari sentralisasi, sebuah hambatan birokrasi yang tidak efektif, di mana kebebasan individu bahkan akan lebih terancam daripada di sebuah negara demokrasi nasional. Semakin cepat dibubarkan semakin baik.